Seorang raja ngaku, "aku juga bisa menghidupkan dan mematikan" ๐Ÿ˜ฎ Nabi Ibrahim ga ribet ngebantah panjang lebar. Cukup satu tantangan, dan raja itu langsung ga bisa ngomong apa-apa.

Raja yang lupa kerajaannya dari siapa

Al-Qur'an nyeritain seorang raja yang ngedebat Nabi Ibrahim soal Tuhannya ๐Ÿ‘‘ Ironisnya, dia berani gitu "karena Allah telah memberinya kerajaan." Nikmat dari Allah malah dipake buat nentang Allah (QS Al-Baqarah: 258).

Siapa raja itu?

Al-Qur'an ga nyebut namanya ๐Ÿ“œ Menurut para ahli tafsir, salah satunya Mujahid, raja itu namanya Namrud bin Kan'an (Tafsir Ibnu Katsir). Yang pasti, Al-Qur'an nyebut dia sebagai orang yang dikasih kekuasaan sama Allah.

"Aku juga bisa"

Nabi Ibrahim mulai dengan tenang, "Tuhanku ialah Yang menghidupkan dan mematikan" ๐ŸŒฑ Raja itu langsung nyaut, "aku pun dapat menghidupkan dan mematikan" (QS Al-Baqarah: 258).

Caranya gimana? Dia ngedatengin dua orang yang udah divonis mati โš–๏ธ Yang satu dia suruh bunuh, yang satu lagi dia bebasin. Buat dia, itulah arti menghidupkan dan mematikan (Tafsir Ibnu Katsir, dari Qatadah dan As-Suddi).

Ya jelas itu bukan menghidupkan dan mematikan yang sebenernya ๐Ÿค” Ngebiarin orang tetap hidup itu beda sama ngasih nyawa.

Satu tantangan yang ga bisa dielak

Nabi Ibrahim ga lama-lama ngeladenin dalih itu. Beliau langsung ngasih tantangan yang ga bisa dielak:

"Allah menerbitkan matahari dari timur, maka terbitkanlah ia dari barat."

QS Al-Baqarah [2]: 258

Kalau raja itu emang berkuasa kayak Tuhan, ya ini ujiannya โ˜€๏ธ

Yang tadinya pede, langsung diem

Hasilnya? "Maka bingunglah orang yang kafir itu" ๐Ÿ˜ถ Raja yang tadi pede banget ga bisa ngomong apa-apa. Ayatnya ditutup dengan kalimat, "Allah tidak memberi petunjuk kepada orang-orang yang zalim" (QS Al-Baqarah: 258).

Pilih bukti yang paling jelas

Ada pelajaran penting dari debat ini ๐Ÿ’ก Nabi Ibrahim ga sibuk ngebales setiap dalih lawan. Beliau milih bukti yang paling jelas, yang bisa dipahami siapa aja yang liat matahari terbit tiap pagi (Tafsir Ibnu Katsir, QS Al-Baqarah: 258).

Fakta vs mitos โš ๏ธ

  • โœ… Debat dengan raja dan tantangan matahari dari barat: ada di Al-Qur'an (QS Al-Baqarah: 258).
  • ๐ŸŸก "Nama raja itu Namrud": cuma ada di kitab tafsir, dari Mujahid. Al-Qur'an sendiri ga nyebut namanya (Tafsir Ibnu Katsir).
  • ๐ŸŸก "Namrud mati karena serangga kecil masuk ke hidungnya selama 400 tahun": cuma cerita di kitab tafsir dari riwayat Zaid bin Aslam, bukan sabda Nabi SAW. Cek statusnya di Cek Kisah.

Matahari aja ga bisa diatur

Kekuasaan sebesar apa pun tetap terbatas ๐Ÿค Matahari aja ga bisa diatur, apalagi hidup dan mati. Menurutmu, apa tanda kebesaran Allah yang paling sering kamu liat tiap hari? ๐Ÿ‘‡

Daftar sumber

  • QS Al-Baqarah [2]: 258
  • Tafsir Ibnu Katsir (nama Namrud bin Kan'an, dari Mujahid)
  • Tafsir Ibnu Katsir (dua orang terpidana mati, dari Qatadah dan As-Suddi)
  • Tafsir Ibnu Katsir (kisah Namrud mati karena nyamuk masuk ke hidung, riwayat Zaid bin Aslam di kitab tafsir, tidak ada dalil sahih dari Nabi SAW)
Lapor kesalahan