Tata cara shalat

Dari shalat fardhu sampai shalat sunnah, langkah demi langkah. Tiap bacaan ada Arab, latin, arti, dan sumbernya.

Wajib

Shalat fardhu lima waktu

Urutan lengkap shalat wajib dari niat sampai dzikir setelah salam, dengan bacaan Arab, latin, dan artinya. Rasulullah SAW bersabda: "Shalatlah kalian sebagaimana kalian melihat aku shalat."

2-4 rakaat Lihat caranya
Sunnah muakkadah

Shalat Idul Fitri dan Idul Adha

Dua rakaat dengan 7 takbir tambahan di rakaat pertama dan 5 di rakaat kedua, tanpa adzan dan iqamah, lalu dilanjutkan khutbah. Caranya sama untuk Idul Fitri dan Idul Adha.

2 rakaat Lihat caranya
Sunnah

Shalat taubat

Dua rakaat setelah berbuat dosa, lalu memohon ampun kepada Allah. Dasarnya hadits Abu Bakar Ash-Shiddiq.

2 rakaat Lihat caranya
Sunnah

Shalat istikharah

Shalat untuk minta dipilihkan yang terbaik oleh Allah, misalnya soal pekerjaan, pindah rumah, atau jodoh. Jabir menyebut Rasulullah SAW mengajarkannya seperti mengajarkan surah Al-Qur'an.

2 rakaat Lihat caranya
Sunnah (diperselisihkan) Lemah

Shalat hajat

Shalat dua rakaat saat punya keperluan, lalu berdoa kepada Allah. Populer di Indonesia, tapi hadits khususnya dinilai lemah oleh Imam Tirmidzi sendiri.

2 rakaat Lihat caranya
Sunnah muakkadah

Shalat tahajud

Shalat malam, paling utama setelah tidur dan di sepertiga malam terakhir, waktu Allah turun ke langit dunia dan mengabulkan doa.

Minimal 2 rakaat Lihat caranya
Sunnah muakkadah

Shalat witir

Shalat dengan jumlah rakaat ganjil sebagai penutup shalat malam. Yang umum tiga rakaat: dua rakaat salam, lalu satu rakaat salam.

Ganjil, minimal 1 Lihat caranya
Sunnah

Shalat dhuha

Shalat di pagi hari setelah matahari naik. Dua rakaat dhuha sudah mencukupi sedekah untuk 360 sendi tubuh.

Minimal 2 rakaat Lihat caranya
Fardhu kifayah

Shalat jenazah

Shalat untuk mendoakan saudara muslim yang meninggal. Dikerjakan sambil berdiri dengan empat takbir, tanpa rukuk dan sujud.

4 takbir Lihat caranya