Api yang dinyalain gede banget, siap buat ngebakar Nabi Ibrahim ๐ฅ Tapi pas beliau dilempar ke dalamnya, Allah ngasih perintah ke api itu. Dan sebelum itu, ada satu kalimat yang beliau ucapin, kalimat yang kelak diucapin juga sama Rasulullah SAW dan para sahabat ๐ค
Kalah debat, milih kekerasan
Abis kalah debat soal berhala, kaum Nabi Ibrahim ga lagi nyari jawaban. Mereka milih kekerasan ๐ "Bakarlah dia dan bantulah tuhan-tuhan kamu, jika kamu benar-benar hendak berbuat" (QS Al-Anbiya: 68).
Perapian dan kayu bakar
Mereka bilang, "buatlah bangunan (perapian) untuknya; lalu lemparkan dia ke dalam api yang menyala-nyala itu" ๐งฑ (QS Ash-Shaffat: 97)
Menurut para ahli tafsir, kayu bakarnya dikumpulin banyak banget. Sampe-sampe orang sakit bernazar ikut bawa kayu kalau dia sembuh ๐ณ Tapi catat ya, detail ini cuma riwayat tafsir dari As-Suddi, tanpa sanad yang kuat (Tafsir Ibnu Katsir).
Satu kalimat di detik itu
Nabi Ibrahim pun dilempar ke dalam api. Saat itu, beliau ngucapin satu kalimat ๐คฒ
"Hasbunallah wa ni'mal wakil." Cukuplah Allah bagi kami, dan Dia sebaik-baik pelindung.
HR Bukhari 4563 (Ibnu Abbas)"Wahai api!"
Allah pun ngasih perintah ke api ๐ฅ
"Wahai api! Jadilah kamu dingin, dan penyelamat bagi Ibrahim."
QS Al-Anbiya [21]: 69Api yang biasanya ngebakar apa aja, tunduk sama Penciptanya.
Dingin, dan penyelamat
Perhatiin kalimatnya: dingin, dan penyelamat โ๏ธ Para ulama ngejelasin, api itu bukan cuma berhenti panas, tapi juga ga berubah jadi dingin yang nyakitin. Nabi Ibrahim keluar dengan selamat (QS Al-Anbiya: 69; Tafsir Ibnu Katsir).
Rencana yang gagal total
Rencana mereka gagal total ๐ "Dan mereka hendak berbuat jahat terhadap Ibrahim, maka Kami menjadikan mereka itu orang-orang yang paling rugi" (QS Al-Anbiya: 70). Di ayat lain: "lalu Kami jadikan mereka orang-orang yang hina" (QS Ash-Shaffat: 98).
Kalimat yang diwarisin
Kalimat Nabi Ibrahim itu kelak diucapin juga sama Rasulullah SAW dan para sahabat ๐ค Pas mereka ditakut-takutin bahwa musuh udah ngumpul, iman mereka malah nambah. Mereka bilang, "hasbunallah wa ni'mal wakil" (HR Bukhari 4563; QS Ali 'Imran: 173).
Cicak dan api Nabi Ibrahim
Ada satu hadits sahih lain soal peristiwa ini ๐ฆ Ummu Syarik meriwayatkan bahwa Rasulullah SAW merintahin ngebunuh cicak, dan bersabda, "dahulu ia meniup (api) ke arah Ibrahim" (HR Bukhari 3359, dari Ummu Syarik).
Fakta vs mitos โ ๏ธ
- โ Ucapan "hasbunallah wa ni'mal wakil" pas dilempar ke api: ini hadits sahih Bukhari (HR Bukhari 4563).
- ๐ก Jibril nawarin bantuan, atau beliau 40-50 hari di dalam api: ini cuma ada di kitab tafsir, tanpa sanad yang kuat (Tafsir Ibnu Katsir).
- โ "Cukuplah Allah mengetahui keadaanku, aku ga perlu berdoa" (hasbi min su'ali 'ilmuhu bi hali): ini ga ada dasarnya. Ibnu Taimiyah menilainya batil, dan Al-Albani nyebutnya israiliyat tanpa asal (Majmu' Fatawa; Adh-Dha'ifah). Cek statusnya di Cek Kisah.
Pelajaran dari api yang dingin
Api aja tunduk sama perintah Allah ๐ฅ Jadi ga ada keadaan yang terlalu sulit buat orang yang bersandar ke-Nya ๐ค Kapan terakhir kali kamu ngucapin "hasbunallah wa ni'mal wakil"? ๐
Daftar sumber
- QS Al-Anbiya [21]: 68-70
- QS Ash-Shaffat [37]: 97-98
- QS Ali 'Imran [3]: 173
- HR Bukhari no. 4563 (Ibnu Abbas, "hasbunallah wa ni'mal wakil" diucapkan Nabi Ibrahim saat dilempar ke api, lalu oleh Rasulullah SAW dan para sahabat)
- HR Bukhari no. 3359 (Ummu Syarik, cicak meniup api ke arah Ibrahim)
- Tafsir Ibnu Katsir (kayu bakar menurut As-Suddi, tawaran Jibril, dan 40-50 hari di api hanya riwayat tafsir tanpa sanad kuat)
- Majmu' Fatawa (Ibnu Taimiyah menilai kalimat "hasbi min su'ali 'ilmuhu bi hali" batil)
- Adh-Dha'ifah (Al-Albani: kalimat itu israiliyat tanpa asal)